PRESTASI BERKAT TEKUN MENULIS
PRESTASI BERKAT TEKUN MENULIS
RESUME KE-6
OLEH: NEHUSTA K. KOY, S.Pd
Kuliah malam ini, kami akan didampingi ini ibu Aam Nurhasanah sebagai narasumber dan moderator ibu Maesaroh, demikian Omjay memperkenalkan pemateri dan pendampingnya. Bu Aam adalah juara pertama lomba blog nasional PGRI. Bu Aam akan membagikan materi kuliah di bawah tema "Menulis Membuatku Naik Kelas dan Berprestasi".
Saat menerima tugas dari Omjay untuk memandu jalannya kuliah malam ini, Bu Mae langsung, masuk kelas dan memperkenalkan nasum serta menjelaskan mekanisme perkuliahan. Kuliah malam ini juga berlangsung sebagaimana malam-malam sebelumnya yakni dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama pemaparan materi dan sesi berikutnya tanya jawab.
Selamat malam para peserta yang begitu hebat, malam ini saya hanya ingin berbagi semangat. Demikian Bu Aam menyapa dan memotivasi kami peserta belajar malam ini saat ia masuk kelas. Sebagaimana topik yang disampaikan, Bu Aam mengisahkan tentang upaya mewujudkan mimpi menulis dan menerbitkan buku dari tahap demi tahap yang seolah proses naik kelas hingga berpretasi.
Awal mula Bu Aam ikut kelas Omjay, ia bergabung di gelombang 8 bersama Cak Inin (Pak Mukminin), Bu Nora, dan Mr. Bams. Saat perkuliahan gelombang 8 berlangsung teman satu kelas yang dipercayai sebagai ketua kelas Mr. Bams, juga sering diberi tanggung jawab menjadi modertor. Hal ini sangat menarik minat Bu Aam bahkan ia membayangkan bagaimana rasanya jika dipercaya sebagai moderator.
Kisah sedih dialami Bu Aam pada akhir program, impiannya jadi hilang. Bu Aam tidak lulus karena tidak fokus dan bingung dengan tugas membuat resume yang baik. Cita-cita menulis dan membuat buku belum tercapai. Bu Aam pun tertinggal dari teman-temannya satu kelas.
Keberhasilan yang tertunda tidak membuat Bu Aam putus asa. Ia memupuk kembali kepercayaan diri, dengan kobaran semangat yang berapi-api, ia kembali mengulang kelas di gelombang 12. Saat itu semangatnya menggebu-gebu. Bu Aam pun mulai pasang langkah seribu, ia ingin segera terbit bukunya. Bu Aam lalu gabung dengan grup antologi dan lahirlah buku pertamanya.
Pencapaian ini diterima Bu Aam sebagai mahkotanya yang pertama yang sungguh sangat berharga, sekaligus menjadi pelecut semangat bagi dirinya untuk menerbitkan buku sendiri. Keberhasilan Bu Aam pun tidak terlepas dari dukungan dan moivasi seorang sepuh Bu Kanjeng.
Di kisahkan Bu Aam bahwa kalimat yang selalu terngiang ditelinganya seperti:"better late than never", "Ikatlah ilmu dengan menuliskannya", dan "Biarlah tulisanmu menemui takdirnya", adalah kalimat yang selalu dilontarkan Bu Kanjeng untuk memotivasi dirinya.
Berkat dorongan dan motivasi yang diterima membuat Bu Aam akhirnya berhasil ia mewujudkan mimpinya dengan menerbitkan buku solo pertama. Buku hasil membuat resume yang berjudul "Mengukir Mimpi Jadi Penulis Hebat". Mimpi yang sempat tertunda pun akhirnya jadi kenyataan.
Tidak berhenti pada pencapaian yang telah diperoleh dengan menulis buku sendiri, Bu Aam pun terus giat merangkum hasil coretan penanya saat bertugas sebagai moderator dan menghasilkan karya literasi berikutnya sebagai buku solo kedua yang berjudul "Kunci Sukses Menjadi Moderator Online ."
Bu Aam pun semakin percaya diri dengan terus tekun berkarya. Tak terbatas hanya pada menulis dan menjadi moderator, Bu Aam pun merasa telah naik kelas karena menerima tugas sebagai kurator dan editor untuk buku solo dan buku antologi yang hendak diterbitkan baik oleh peserta belajar menulis maupun mantan muridnya. Peningkatan lain yang dialami Bu Aam adalah berhasil menulis buku hasil duet bersama Prof. Ekoji dan bukunya ini diterima dan diterbitkan penerbit mayor PT Andi Offset Yogyakarta.
Sekalipun sudah punya banyak karya, Bu Aam merasa masih fakir ilmu, ia lalu mencoba mengikuti lomba blog HUT AISEI. Hasil dari lomba ini Bu Aam masuk 10 besar. Ia memperoleh hadiah webcam. Bu Aam terus berbenah dan mengasah diri lagi lalu siap bertempur pada lomba blog PGRI, sungguh laur biasa impiannya tercapai. Bu Aam menjadi Juara 1 pada ajang ini.
Sebuah prestasi yang dimaknai sebagai berkat dari ketekunan menulis dan memandu kegiatan belajar online. Persis sesuai kata bijak bahwa hasil tidak akan menghianati proses. Berkat ketekunan dan kesabaran berkarya menghasilkan prestasi gilang-gemilang.



Rangkaian kata rapih. Lengkap bagus. Gambar jg ok. Semangat bun
ReplyDeleteSemangat terus Bu Neti.....bersama kita tuntaskan gel 20 ini....
ReplyDeleteSemangat belajar bersama Bunda...😘🙏
ReplyDeletekita ikuti semangat pantang menyerah yang menjadi jalan untuk berprestasi.
ReplyDeleterapi sekali bu. semangat ya bu
ReplyDeleteResume nya rapi. Pointnya jelas. Semangat bu nety
ReplyDeleteMantap ijinkan belajar dri sini jga bu 🙏🙏
ReplyDelete